Sejarah Kota Bandung

Diposting oleh Rino Wijaya pada 22:24, 03-Mar-15

Kata "Bandung" berasal dari kata bendung atau bendungan karena terbendungnya sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Perahu yang lalu membentuk telaga. Legenda yang diceritakan oleh orang-orang tua di Bandung mengucapkan bahwa panggilan "Bandung" diambil dari sebuah kendaraan air yang terdiri dari dua perahu yang diikat berdampingan yang disebut perahu bandung yang digunakan oleh Bupati Bandung, R.A. Wiranatakusumah II, untuk melayari Ci Tarum dalam melakukan pencarian tempat kedudukan kabupaten yang baru untuk menggantikan ibukota yang lama di Dayeuhkolot.

21-gedoengsate.JPG

Berdasarkan filosofi Sunda, kata "Bandung" berasal dari kalimat "Nga-Bandung-an Banda Indung", yang merupakan kalimat sakral bersama luhur karena mengandung nilai ajaran Sunda. Nga-"Bandung"-an artinya menyaksikan atau bersaksi. "Banda" adalah segala sesuatu yang berada di alam hidup yaitu di bumi bersama atmosfer, bagus makhluk hidup maupun benda mati. "Indung" adalah Bumi, disebut juga sebagai "Ibu Pertiwi" tempat "Banda" berada. Dari Bumi-lah semua dilahirkan ke alam hidup selaku "Banda". Segala sesuatu yang berada di alam hidup adalah "Banda Indung", yaitu Bumi, air, tanah, api, tumbuhan, hewan, manusia beserta segala isi perut bumi. Langit yang berada di luar atmosfir adalah tempat yang menyaksikan, "Nu Nga-Bandung-an". Yang disebut selaku Wasa atau Sanghyang Wisesa, yang berkuasa di langit tanpa batas beserta seluruh alam semesta termasuk Bumi. Jadi kata Bandung mempunyai nilai filosofis sebagai alam tempat segala makhluk berjiwa maupun benda mati yang lahir dan domisili di Ibu Pertiwi yang keberadaanya disaksikan oleh yang Maha Kuasa.

Kota Bandung secara geografis tentulah terlihat dikelilingi oleh pegunungan, bersama ini menunjukkan bahwa pada masa lalu kota Bandung memang merupakan satu buah telaga atau danau. Legenda Sangkuriang merupakan legenda yang menceritakan macam mana terbentuknya danau Bandung, dan bagaimana terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu, lalu macam mana pula keringnya danau Bandung sampai jadi menjauh cekungan seperti sekarang ini. Air dari danau Bandung menurut legenda tersebut kering sebab mengalir melalui sebuah gua yang bernama Sangkyang Tikoro.

Daerah terakhir sisa-sisa danau Bandung yang menjadi kering merupakan Situ Aksan, yang pada tahun 1970-an masih merupakan danau tempat berpariwisata, tetapi saat ini sudah menjadi daerah perumahan untuk pemukiman.

Kota Bandung mulai dijadikan sebagai kawasan pemukiman sejak pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, melalui Gubernur Jenderalnya masa itu Herman Willem Daendels, mengeluarkan surat keputusan tanggal 25 September 1810 perihal  pembangunan sarana bersama prasarana untuk kawasan ini. Dikemudian hari peristiwa ini diabadikan selaku hari jadi kota Bandung.

Kota Bandung secara resmi mendapat status gemeente (kota) dari Gubernur Jenderal J.B. Van Heutsz pada tanggal 1 April 1906[11] dengan luas wilayah waktu itu sekitar 900 ha, dan bertambah menjadi 8.000 ha pada tahun 1949, sampai terakhir bertambah menjadi luas wilayah saat ini.[12]

Pada masa perang kemerdekaan, pada 24 Maret 1946, sebagian kota ini dibakar oleh para pejuang kemerdekaan selaku bagian dalam strategi perang masa itu. Peristiwa ini diketahui dengan nama Bandung Lautan bara beserta diabadikan dalam lagu Halo-Halo Bandung. Selain itu kota ini kemudian ditinggalkan oleh sebagian penduduknya yang mengungsi ke daerah lain.

Baca juga
: Tempat Wisata di Bandung


Pada tanggal 18 April 1955 di Gedung Merdeka yang dahulu bernama "Concordia" (Jl. Asia Afrika, sekarang), berseberangan dengan Hotel Savoy Homann, diadakan buat pertama kalinya Konferensi Asia-Afrika yang kemudian kembali KTT Asia-Afrika 2005 diadakan di kota ini pada 19 April-24 April 2005.

Apa Itu Galau?

Diposting oleh Rino Wijaya pada 12:01, 14-Des-14

ThumbnailAda yang berpendapat, bahwa galau merupakan suatu keadaan dimana ada tekanan dari luar sedang diri ini menginginkan kebebasan. Ada juga yang berpendapat, galau adalah suatu tekanan dimana kita tidak bisa mengekpresikan isi hati kita secara langsung (rasa yang terpendam). Dan ada juga yang  berpendapat, bahwa galau adalah suatu kebingungan untuk melakukan suatu hal yang pada akhirnya timbullah perilaku-perilaku aneh, misal... [Baca selengkapnya]

Tips Cetak Buku Yasin

Diposting oleh Rino Wijaya pada 13:28, 24-Okt-14

Buku Yasin biasanya di pesan dalam rangka memperingati 7 hari, 40 hari, 100 hari & ada jg acara 1000 hari. Sebuah buku yasin bagus, cantik, kuat dan ekslusive & dgn biaya murah ialah buku yasin pilihan yg di inginkan oleh anda. Serta tentunya lw tidak kepingin sebuah buku yasin yg di kasihkan ke ke keluarga, kerabat, teman dan tetangga ialah... [Baca selengkapnya]

Cetak Buku Yasin Murah

Diposting oleh Rino Wijaya pada 13:25, 24-Okt-14

ThumbnailKami merupakan perusahaan yg bergerak di bidang jasa percetakan yg sudah berpengalaman. Disini kita ingin menawarkan kepada nte yg kepingin cetak buku yasin utk mengenang 40 hari, Seratus hari serta Seribu hari wafat almarhum/h. Nah, bagi engkau yg ingin memesan buku yasin atau majmusyarif silahkan langsung hubungi kami, biaya buku yasin yg kita berikan harga murah serta tentunya berkualitas dengan... [Baca selengkapnya]